Pelajar Harus Tahu 4 Alasan Berbisnis Di Usia Muda Ini

Pria kelahiran four Juli 1984 ini sekarang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kementerian ini memiliki tugas sebagai penyelenggara pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan masyarakat, serta pengelolaan kebudayaan. Saat dilantik sebagai menteri, usia Nadiem baru menyentuh angka 35 tahun dan menjadikannya sebagai menteri termuda dalam Kabinet Indonesia Maju. Yang menarik, pemuda ini menjalankan bisnis BizChair.com di kamar tidurnya. Selain itu, ia juga berkonsultasi dengan ayah angkatnya, Gary Glazer, seorang pebisnis perabot.

Cara ampuh berikutnya untuk sukses sebagai pengusaha muda di era milenial ini adalah memiliki tekad yang kuat. Tekad ini penting untuk dimiliki sebagai bekal menghadapi tantangan dalam usaha yang dimiliki. Terlebih lagi dengan terbukanya period perdagangan bebas saat ini yang notabene membutuhkan kekuatan untuk mampu bersaing. Setelah ‘Googling’ bagaimana caranya orang buta dapat membaca, bocah berusia thirteen tahun ini kemudian menciptakan Braigo, yakni printer Braille, dengan kotak Lego Mindstorms EV3. Banerjee telah mendirikan perusahaan pertamanya, Braigo Labs, dalam rangka untuk mengembangkan mesin murah yang dapat mencetak Braille. Kabarnya perusahaan rintisan bocah 13 tahun ini mendapat suntikan dana investasi dari perusahaan Intel.

Oleh karena itu, usia ini adalah usia yang tepat untuk belajar hingga menjalankan bisnis sendiri. Usia produktif biasanya penuh dengan ambisi untuk berpetualang dan melakukan hal-hal yang baru. Usia ini juga pas untuk memulai bisnis atau usaha karena masih semangat dan mampu melakukan banyak hal. Anda membutuhkan sebuah rencana sebelum menjadikan ide bisnis menjadi kenyataan.

Pebisnis di usia muda

Dengan belajar dari mereka, kamu bahkan bisa membaca peluang yang tidak disadari sebelumnya. Di sisi lain, Jennifer juga merupakan pendiri dan Managing Partners untuk perusahaan konsultan The Wisemen & Company, yang bergerak di bidang konsultasi bisnis. Ide cemerlang datang dari Noa Mintz, seorang gadis 12 tahun yang mendirikan agensi jasa mengasuh anak bernama Nannies by Noa. Tiga tahun menggeluti usahanya, ia berhasil mendapatkan one hundred ninety orang klien dan mempunyai setidaknya 150 orang pengasuh anak yang tergabung di bawah agensinya. Ia hanya mengenakan biaya Rp 69 ribu per jam untuk para klien yang menggunakan jasanya.

Produk Angelo Store juga mudah ditemukan di berbagai gerai spa seperti Gautama Spa, Ikat Batik, Alam Wangi Spa, Sinar Herbal Shop & Spa, Warung Sopa 2, Sisi Bag dan Nine Heaven Spa. Dari bisnisnya ini, Angelo mengaku bisa meraup omzet rata-rata Rp 150 juta per bulan. Untuk menancapkan ‘kuku’ dalam bisnis produk perawatan tubuh pure, ia mendirikan rumah produksi sekaligus model dari produknya yang diberi nama Angelo Store di kawasan Ubud, Bali.